Desentralisasi Pendidikan;

Studi Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Jembrana Nomor 15 Tahun 2006 Tentang Rintisan Wajib Belajar 12 Tahun

  • Zilfa Rohil Sekolah Tinggi Agama Islam Ma’arif Negara Bali
Keywords: Education Decentralization, Regional Regulation, 12-Year Education Compulsory

Abstract

Decentralization provides innovation for public education in the districts. The local government is a major holder of realization of the program as well as education policies. For example, the 12-year compulsory education program stipulated in a presidential decree has no legal implications for those who do not implement it, because they do not have a strong legal basis. In the Dictrict of Jembrana Bali, 12 years compulsoryeducation have a legal basis based on Jembrana District Regulation number 15 in 2006 concerning piloting of the 12-year compulsory education. This is the positive implications of the decentralization of education. The local government executive demographically closest to the people should be able to realize that pro-people policies so that people feel the real impact of public policy set. Government Jembranamade innovation in the field of education, by (1) providing opportunities for education broadest, (2) Free education for all public schools students, (3) provide scholarships for students in private schools, from elementary, junior high schools and Universities, and (4) improving teachers capacity.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ansar. Pemberdayaan Komite Sekolah Dalam Mengimplementasikan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Jurnal Inovasi Volume 5 No 2. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Gorontalo. 2008.
Anwar,Rozan. Pengembangan Model tentang Pengaruh Able People dan Agile Process terhadap Dynamic Capabilities dalam Proses Kebijakan Publik (Studi Kasus Pelayanan Bidang Pendidikan di Kabupaten Jembrana, Propinsi Bali). Disertasi FISIP UI. 2009.
Aulia, Luki Payung Hukum Wajib Belajar 12 Tahun Mendesak Dibuat, Kompas 30 Oktober 2015, diakses dari situs resmi Kompas pada 27 November 2015 pukul 22.19.
Arikunto, Suharsimi & Yuliana, Lia. Manajemen Pendidikan. Yogyakarta: Aditya Media bekerjasama dengan FIP UNY. 2008.
Banghart, Frank W & Trull, Albert. Educational Planning. New York: The Macmillan Company. 1973.
Danim, Sudarwan & Khairil. Profesi Kependidikan. Bandung: Alfabeta. 2012.
Dwiningrum, Siti Irene Astuti. Desentralisasi dan Partisipasi Masyarakat dalam Pendidikan.Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 2011.
Hasbullah, Kebijakan Pendidikan: Dalam Perspektif Teori, Aplikasi,dan Kondisi Objektif Pendidikan di Indonesia. PT Rajagrafindo Persada: Jakarta. 2015.
Indra Djati Sidi, Otonomi Daerah di Bidang Pendidikan, Jurnal Studi Pembangunan, Kemasyarakatan & Lingkungan, Vol. 3, No. 1/2001.
Levin, Benjamin. Reforming Education From Origin to Outcomes. RoutledgeFalmer: New York. 2001.
Marijan, Kacung. Sistem Politik Indonesia:Konsilidasi Demokrasi Pasca-Orde Baru. Kencana: Jakarta, 2010.
Mashad,Dhurorudin. Muslim Bali: Mencari Kembali Harmoni yang Hilang. Pustaka Al-Kautsar; Jakarta Timur, 2014.
Miarso & Gojali, Imam. Manajemen Mutu Pendidikan di Era Otonomi Pendidikan. Yogyakarta: IRCiSoD. 2010.
Nata, Abuddin. Sejarah Pendidikan Islam. Kencana Prenada Media Group: Jakarta. 2011.
Nugroho, Riant. Public Policy. PT Elex Media Komputindo: Jakaarta, Edisi IV . 2012
Rohil Zilfa
JOIES, 166 Volume 1, Nomor 1, JUNI 2016
Rifa’i, Muhammad Politik Pendidikan Nasional. Arruz Media:Jogjakarta. 2011.
Tilaar, H.A.R. Paradigma Baru Pendidikan Nasional. PT. Rineka Cipta: Jakarta, cet II 2004.
Undang-Undang No. 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah
Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah
Profil Pendidikan Kabupaten Jembrana, diakses dari situs resmi http://www.jembranakab.go.id
Peraturan Daerah Kabupaten Jembrana Nomor 15 Tahun 2006 Tentang Rintisan Wajib Belajar 12 (Dua Belas)
Usman, Husaini. Manajemen; Teori, Praktek dan Riset Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara. 2009.
Undang-Undang No 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintah Daerah
Published
2016-09-07
How to Cite
Rohil, Zilfa. “Desentralisasi Pendidikan;: Studi Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Jembrana Nomor 15 Tahun 2006 Tentang Rintisan Wajib Belajar 12 Tahun”. JOIES: Journal of Islamic Education Studies 1, no. 1 (September 7, 2016): 155-166. Accessed August 11, 2020. http://joies.uinsby.ac.id/index.php/joies/article/view/8.
Section
Articles